Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Spesifikas Jenis Ferrite Core Toroid Menurut Kode Warna

WikiKomponen.com – Spesifikas Jenis Ferrite Core Toroid Menurut Kode Warna. Bahan magnetik dan spesifikasi inti ferrite dapat diketahui berdasarkan warnanya. Terdapat berbagai jenis bahan magnetik yang dipakai sebagai komposisi dalam pembuatan induktor ferrite core. Perbedaan penggunaan material akan mempengaruhi permeability atau kemampuan meningkatkan induktansi inti ferrite core tersebut.

Dengan komposisi tertentu, induktor dapat dibuat dengan ukuran yang lebih kecil dan efisien dalam penggunaan kawat dan penggunaan komponen lain.

Spesifikas Jenis Ferrite Core Toroid Menurut Kode Warna

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi efisiensi penggunaan core yaitu :

Ads Metta3

Cara Menggulung Kawat Ferrite Core

Hal yang sangat mempengaruhi nilai induktansi dan tahanan dalam menggulung kawat pada inti adalah cara menggulung. Saat menggulung, sebaiknya perhatikan jarak gulungan serapat mungkin dengan permukaan untuk menghindari skin effect, serta menutupi seluruh permukaan coil.

Ujung kawat output sedapat mungkin dipisahkan jauh untuk menghindari efek kapasitif.

Spesifikas Jenis Ferrite Core Toroid Menurut Kode Warna

Spesifikas Jenis Ferrite Core Toroid Menurut Kode Warna

Pemilihan Core Sesuai Warna Core

Ferrite core secara umum memiliki permeabilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan core jenis besi. Sehingga saat pembuatan membutuhkan lebih sedikit gulungan untuk mendaptkan nilai induktansi yang tinggi. Namun, material core sendiri juga banyak jenisnya, sehingga harus mengetahui kualitas dan spesifikasi core sebelum menggulung.

Spesifikas Jenis Ferrite Core Toroid Menurut Kode Warna

Spesifikas Jenis Ferrite Core Toroid Menurut Kode Warna

Rentang frekuensi dapat berbeda untuk tiap pabrik pembuatnya. Berikit ini merupakan salah satu spesifikasi yang diambil dari core produksi perusahaan Taiwan.

Merah frekuensi kerja 1 – 20 MHz ( Core Serbuk Besi )
Kuning frekuensi kerja 2-50 MHz ( Core Serbuk Besi )
Hijau frekuensi kerja 20-200 MHz ( Core Serbuk Besi )
Hitam Frekuensi kerja 10 – 180 MHz ( Ferrite Core Nikel Zn )

Untuk menghitung nilai induktansi ataupun jumlah gulungan dapat dipergunakan rumus sebelumnya dan kalkulator yang disiapkan pada artikel sebelumnya tentang cara menghitung jumlah lilitan untuk menghasilkan nilai induktansi yang diinginkan. Namun, berdasarkan pengalaman, formula ini hanya untuk perkiraan induktansi. Sedangkan nilai aktual harus diukur kembali dengan menggunakan LCR meter.

Frekuensi resonansi penting untuk menghindari osilasi parasit yang tidak diinginkan di amplifier. Jarak gulungan juga turut mempengaruhi frekuensi resonansi. Spesifikas jenis ferrite core toroid nenurut kode warna hanya sebagai patokan umum. Rancangan sebaiknya dicoba langsung untuk mendapatkan hasil yang sesungguhnya. Perlu diketahui bahwa core dengan nilai Al kecil memberikan keuntungan tersendiri terhadap nilai induktansi, terutama pada jenis core warna hitam karena merupakan faktor pembagi dalam rumus. 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *