Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Prinsip Dan Cara Kerja Tang Amper Dalam Mengukur Arus Listrik

WikiKomponen.com – Dalam pemabahasan kali ini kita akan melihat lebih jauh tentang prinsip dan cara kerja tang amper dalam mengukur arus listrik, cara menggunakan, dan fungsi alat ukur yang juga disebut clamp meter ini.

Prinsip Dan Cara Kerja Tang Amper Dalam Mengukur Arus Listrik

Jaman sekarang, mengukur arus tidak lagi harus mengupas kulit kabel. Seluruh pengukuran cukup menggunakan sebuah alat yang disebut tang amper atau bahkan ampmeter. Apa yang membuat pengukuran menjadi demikian mudah? Mari kita lihat penjelasan berikut ini.

Prinsip Kerja Tang Amper

Sebuah tang amper atau clamp meter bekerja menggunakan prinsip hukum Faraday. Dalam teorinya, faraday mengatakan bahwa perubahan fluks magnet kumparan akan menimbulkan arus yang mengalir dalam kumparan tersebut.Prinsip Dan Cara Kerja Tang Amper Dalam Mengukur Arus Listrik

Ads Metta3

Dalam teori tersebut dijelaskan, semakin banyak jumlah lilitan, maka akan makin besar tegangan yang dapt diukur pada ujung kumparan. Demikian juga semakin besar penampang kawat, maka arus yang mengalir juga akan semakin besar.

Cara kerja sebuah clamp meter mirip dengan yang dilakukan oleh sebuah trafo. Tidak perlu kontak langsung dengan fisik kabel. Yang dimanfaatkan adalah flux magnetnya. Prinsip kerja tang ampere mengandalkan dari parameter utama yaitu arus tegangan. Prinsip dan cara kerja tang amper dalam mengukur arus listrik ini juga mirip dengan pemanfaatan trafo CT dalam pemasanan indikator panel listrik.

Cara Kerja Tang Amper

  • Tekan tombol A untuk pengukuran amper atau arus yang mengalir dalam kabel.
  • Tahan tombol tuas untuk membuka tang
  • Kaitkan pada kabel yang akan diukur.
  • Lepaskan kembali tombol tuas
  • Perhatikan untuk hanya mengaitkan salah satu kabel saja, bukan 2 kabel
  • Bacalah besarnya arus yang mengalir melalui disply pembacaan.

Alat tersebut biasanya memiliki beberapa setelah. Pastikan selalu menggunakan setelan ukuran di atas ukuran yang akan diukur. Jangan menggunakan setelan di bawah ukuran yang seharusnya atau perkiraan. Setelah dibawah pengukuran dapat merusak peralatan Tang Amper itu sendiri.

Aplikasi Penggunaan Tang Amper Atau Clamp Meter

Contoh: Jika pada peralatan disetel pada posisi 50A, maka ini berarti alat hanya dipergunakan untuk mengukur arus di bawah 50 amper. Jika ingin mengukur arus yang mungkin mencapai 60A, pindahkan ke posisi 100 A. Selalu perlakukan peralatan dan alat ukur dengan baik agar lebih awet dalam penggunaan. Prinsip dan cara kerja Tang Amper dalam mengukur arus listrik juga bertujuan menjelaskan cara kerjanya secara teori dan praktis, sehingga dapat lebih mudah dipahami. Penulis : Ajung Elektronik

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *