Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Komponen Sensor Panas Dan Aplikasi

WikiKomponen.comKomponen Sensor Panas Dan Aplikasi dalam peralatan industri, temperatur oven, suhu ac, dan peralatan rumah tangga sudah sangat banyak dipergunakan. Umumnya komponen tersebut dipasang dengan tujuan mengendalikan batasan suhu kerja ataupun otomatisasi pengendalian suhu suatu peralatan ataupun suatu ruangan.

Komponen Sensor Panas Dan Aplikasi

Komponen sensor banyak dipergunakan dalam peralatan seperti pengaman rice cooker, oven, pengering pakaian, ruang sauna, serta berbagai peralatan yang memerlukan pengaturan suhu. Dari cara kerjanya, sensor panas dapat diketagorikan menjadi 2 golongan utama yaitu untuk:

  • Sensor Mekanis
  • Sendor Elektronik.

Sensor Mekanik.

Sensor mekanik merupakan jenis sensor yang cara kerjanya memanfaatkan sifat mekanis dari komponen pembuatnya atau sifat logam yang dipergunakan untuk membuatnya dengan menggunakan prinsip pemuaian.

Ads Metta3

Biasanya bahan yang dipergunakan untuk sensor jenis ini terbuat dari logam bimetal maupun cairan air raksa. Contoh sensor jenis ini adalah thermometer air raksa dan thermometer bimetal dan coil.

Sensor Elektronik.

Sensor elektronik lebih banyak menggunakan sifat logam atau perubahan daya hantar listrik logam saat mengalami perubahan suhu. Jenis sensor elektronik juga dapat terbuat dari logam maupun bahan semikonduktor. Beberapa logam dan bahan semikonduktor berubah kemampuan daya hantar listriknya jika suhu yang bekerja padanya berubah.

Perubahan tersebut kemudian dijadikan bahan input untuk menggerakan relay ataupun pengukuran elektronis yang mampu membuat unit sensor bekerja.

Logam secara umum memiliki hambatan yang bergerak berbanding lurus dengan kenaiakan suhu atau temperatur logam. Sedangkan bahan semikonduktor umumnya berbanding terbalik dengan kenaikan suhu.

Terdapat beberapa jenis sensor yang paling sering dipergunakan untuk mendeteksi perubahan suhu yang mudah ditemukan yaitu :

  • Termokople Atau Thermocouple. Thermocouple berfungsi sebagai sensor suhu menengah hingga tinggi. Kemampuan alat ini dapat dipergunakan untuk mengukur suhu ruangan oven hingga temperatu 900 ºC. Sensor ini terdiri dari 2 buah terminal yang dihubungkan ke bagian input thermometer atau peralatan pengukuran dan relay otomatis yang telah dirangkat untuk bekerja secara otomatis.
  • Thermistor. Sensor ini gsi untuk mampu merobah hambatan listrik dengan berbanding terbalik dengan berubahnya suhu. Semakin tinggi temperatur, maka semakin kecil hambatan listriknya. Thermistor terbuat dari bahan kromium, kobalt, campuran tembaga dan besi, seta nikel.
  • RTD Atau Resistance Temperature Detectors. RTD atau Resistance Temperature Detector bekerja berdasarkan perubahan temperatur yang berbanding lurus terhadap perubahan suhu dengan hambatan listrik. Semakin tinggi suhu, hambatan listrik semakin tinggi. Biasanya bahannya terbuat dari bahan platinum, sehingga alat ini memiliki harga cukup mahal.

    Komponen Sensor Panas Dan Aplikasi

    Komponen Sensor Panas Dan Aplikasi

  • Silicon Band Gap. Jenis ini menggunakan bahan silicon yang memberikan sinyal eletronik berdasarkan suhu yang bekerja padanya. Komponen tersebut biasanya digunakan untuk pengukuran suhu rendah hingga 250 oC seperti para peralatan sauna dan rice cooker. Komponen Sensor Panas Dan Aplikasi dalam peralatan rumah tangga sangat banyak menggunakan jenis ini baik untuk proteksi maupun untuk otomatisasi. Salah satu contoh komponen untuk memproses adalah transistor LM35.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *