Kelebihan Kekurangan Stabiliser Relay Dan Motor

Kelebihan Kekurangan Stabiliser Relay Dan Motor

WikiKomponen.com Kelebihan Kekurangan Stabiliser Relay Dan Motor. Prinsip kerja serta fungsi dari stabiliser secara umum telah kita bahas sebelumnya. Namun, ternyata kedua jenis stabiliser ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Kelebihan Kekurangan Stabiliser Relay Dan Motor

Kelebihan Kekurangan Stabiliser Relay Dan Motor

Stabiliser jenis relay memanfaatkan fungsi perpindahan jalur yang dilakukan oleh sebuah relay akibat perubahan voltase. Pada kondisi voltase berubah melebihi toleransi, relay akan bekerja dan memindahkan jalur arus menuju ke voltase yang lebih tinggi atau lebih rendah sesuai design.

Ads Metta3

Perpindahan tersebut terjadi karena jalur yang terhubung berubah melalui rekayasa magnetik pada relay.

Pelajari juga Cara Mengukur Kerusakan Relay Dengan Multimeter Atau Tester

Kelebihan Dan Kekurangan Stabiliser Relay

Jenis ini biasanya hanya menaikan atau menurunan voltase lebih tinggi 1 level dari voltase normal. Stabiliser demikian tidak bisa mengakomodasi penurunan voltase yang terlalu besar yang melebihi settingan pabrik sesuai yang sudah dirancang.

Namun, stabiliser jenis ini memiliki kecepatan respon yang sangat cepat karena dapat menaikan voltase hingga sepuluh atau 20 volt dalam hitungan milidetik tanpa terjadi pemutusan supply listrik. Kelebihan inilah yang menyebabkan stabiliser ini sangat cocok untuk daerah yang mengalami naik turun voltase yang sangat ekstrim dalam arti kenaikan dan penurunan voltase cukup besar dan terjadi secara tiba-tiba.

Sayangnya, jenis ini tidak mampu benar benar menjaga voltase pada level 220 volt untuk peralatan yang memerlukan voltase yang presisi.

Kelebihan Dan Kekurangan Stabiliser Motor.

Jenis stabiliser ini mampu menangani penurunan voltase atau kenaikan voltase dengan rentang yang sangat lebar. Bahkan jenis stabiliser ini mampu mempertahankan voltase pada voltase ideal untuk penurunan berapapun.

Namun, respon dan kecepatan stabiliser ini tidak secepat jenis relay. Perputaran motor memerlukan waktu yang cukup panjang untuk dapat mencapai voltase ideal.

Walaupun demikian, jenis ini merupakan stabiliser yang paling cocok untuk jenis fluktuasi listrik yang terjadi akibat perubahan beban pada suatu wilayah. Pada saat terjadi beban puncak seperti sore dan malam, voltase cenderung menurun, sehingga jenis ini sangat cocok untuk kondisi demikian.

Kelebihan kekurangan stabiliser relay dan motor sangat relatif tergantung kebutuhan, karakteristik listrik suatu daerah serta aplikasi yang akan dipergunakan.

Untuk memahami lebih jelas tentang Relay silakan kunjungi penjelasan lebih lengkap di Wikipedia

Author: Wikikomponen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *