Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Jenis Tweeter Berdasarkan Perbedaan Sistem Kerjanya

WikiKomponen.comJenis tweeter berdasarkan perbedaan sistem kerjanya secara umum dibagi menjadi 2 yaitu menggunakan magnet dan menggunakan cristal atau Piezo. Keunggulan dan kelemanan dapat ditemukan pada kedua jenis speaker ini. Namun, dari kedua varian tersebut, tweeter masih dapat digolongkan menjadi banyak jenis berdasarkan konstruksi dan bentuknya.

Jenis Tweeter Berdasarkan Perbedaan Sistem Kerjanya

Jenis Tweeter Berdasarkan Perbedaan Sistem Kerjanya

Jenis Tweeter Berdasarkan Perbedaan Sistem Kerjanya

Jenis Tweeter Magnet

Tweeter jenis ini dapat dikenali dari beratnya. Biasanya jenis ini menggunakan sebuah magnet seperti halnya pada jenis woofer. Sebuah voice coil ditempatkan di antara celah magnet dan inti besi, sehingga saat arus listrik dialirkan ke lilitan tersebut, maka akan menghasilkan getaran yang mengerakan diafragma dan menghasilkan suara.

Ads Metta3

Prinsip kerja pada tweeter jenis ini lebih mirip dengan prinsip kerja speaker woofer pada umumnya. Gerakan atau getaran ditimbulkan karena terjadinya interaksi antara kutub magnet yang berlawanan.

Jenis Tweeter Cristal Atau Piezo

Jenis ini menggunakan cristal untuk bergetar saat dikenakan arus dari amplifier. Jenis tweeter cristal atau piezo tidak menggunakan magnet sama sekali, sehingga jenis ini sangat ringan.

Jenis tweeter berdasarkan perbedaan sistem kerjanya hanya ada dua jenis di atas yang paling populer dan banyak diproduksi secara masal. Namun dalam perkembanganya, tweeter terus dikembangkan, sehingga timbulah banyak varian seperti jenis pita, jenis elektrostatic , jenis horn, planar, dan sebagainya.

Jenis tweeter piezo sangat ringan jika dibandingkan dengan jenis yang menggunakan magnet. Dari segi harga, jenis tweeter ini juga lebih murah. Tweeter jenis ini sangat baik untuk menghasilkan suara pada frekuensi yang sangat tinggi.

Penggunaan jenis tweeter piezo ini juga mendominasi sektor pasar tertentu yang memerlukan suara yang sangat tinggi seperti untuk suara burung, ultrasonic dan sebagainya. Saat ini, hampir semua tweeter yang dipergunakan adalah menggunakan jenis tweeter piezo.

Beberapa pertimbangan lain menggunakan jenis ini karena harganya yang sangat murah dibandingkan dengan jenis tweeter magentic. Konstruksi yang menggunakan magnetic sendiri telah membuat harga pembuatan jauh lebih mahal dibandingkan dengan jenis tweeter piezon.

No Responses

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *