Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Fungsi IC Regulator Seri 78xx dan 79xx

WikiKomponen.com – Kita mengenal IC regulator seperti 7805, 7808, 7812, 7815 dengan polaritas positif dan 7905, 7908, 7912, serta 7915 dengan polaritas negatif.┬áLalu apa saja fungsinya ? Apa saja kelebihan IC regulator tersebut? Berikut ini kita akan melihat langsung fungsi IC regulator Seri 78xx dan 79xx seperti yang disebutkan di atas.

Gambar IC Regulator 7805

Fungsi IC Regulator Seri 78xx dan 79xx

Fungsi IC Regulator Seri 78xx dan 79xx adalah untuk membatasi besarnya voltase , sehingga stabil pada voltase tertentu. Dikatakan stabil karena sebuah IC regulator mampu membatasi fluktuasi atau bekerja sebagai stabiliser voltase DC.

Ads Metta3

Misalkan IC 7805, walaupun voltase yang masuk ke IC tersebut mencapai 12 Volt, arus yang keluar dari terminal output IC akan tetap 5 volt. Demikian juga jika terjadi pergerekan voltase naik turun hingga 9 volt, voltase yang keluar dari terminal output akan terukur pada kurang lebih 5 Volt.

Walaupun bukan yang terbaik, kestabilann tersebut merupakan keuntungan dalam regulasi hanya dengan menggunakan sebuah IC sederhana. Fluktuasi dapat dikurangi dengan pemasangan elektrolit kapasitor pada output regulator.

Cara Kerja IC Regulator Seri 78xx dan 79xx

Sebuah IC regulator seri 78xx dan 79xx bila dilalui arus dengan voltase lebih besar dari voltase regulasinya, maka voltase yang keluar dari terminal 3 IC akan tetap sebesar voltase spesifikasi. Namun, voltase yang bekerja tidak boleh sama atau lebih kecil dari voltase kerja IC.

Perbedaan utama kedua seri tersebut hanya terletak pada polaritas IC saja. Bila seri 78xx memiliki polaritas positif ke Ground, maka pada seri 79 akan memiliki polaritas negatif ke Ground.

Kekurangan IC Regulator 78xx dan 79xx

Salah satu kelemahan IC tersebut adalah besarnya arus yang mampu ditangani. Seri tersebut hanya mampu dialiri arus sebesar 1A. Dengan mengenakan arus beban hingga 1A, voltase akan mengalami drop atau terjadi voltage drop.

Selain voltage drop, IC tersebut harus dipasang dengan pendingin yang layak. Dalam keadaan terbebani, IC akan mengalami peningkatan suhu yang sangat tinggi. Semakin besar voltase pada bagian input, maka IC ini akan semakin panas.

IC ini juga tidak dapat bekerja bila voltase input dibawah 6V. Voltage drop akan sangat signifikan pada voltase suppy di bawah 6V. Hal ini karena tahanan internal ic tersebut cukup besar.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *