Fakta Seputar Elektronik dan Listrik

WikiKomponen – Masih banyak fakta seputar elektronik dan listrik yang sering diperdebatkan sepanjang masa. Dalam pembahasan kali ini, wikikomponen akan membahas beberapa hal yang menjadi perdebatan umum.

Pembahasan artikel ini akan sedikit berbeda dengan artikel lain. Bila artikel lain penulis biasanya membahas khusus untuk suatu topik, maka pada artikel ini akan di update terus secara bertahap secara rutin sepanjang waktu.

Hal pertama yang akan diluruskan di sini adalah mengenai kesalahan penyebutan jenis arus AC dan arus DC.

Output Trafo Berupa AC atau DC

Banyak diantara penanya sering menyebut output sebuah trafo dengan sebutan output DC. Padahal tidak ada trafo yang mengeluarkan arus DC, kecuali arus listrik tersebut telah dirubah menjadi DC menggunakan Dioda atau rectifier.

Salah pengertian ini bermula dari voltase yang kecil pada bagian trafo, sehingga diasumsikan bahwa arus atau voltase yang kecil adalah arus DC.

Terdapat 2 hal dalam hal ini yang perlu diluruskan:

  • Tidak ada trafo yang mengeluarkan arus DC. Bila trafo dialirkan arus DC, maka trafo tidak akan bekerja sebagai pengubah tegangan. Trafo akan berubah fungsi menjadi sebuah magnet yang dihasilkan oleh kumparan induksi.
  • Trafo hanya akan menghasilkan arus DC bila sudah dipasang penyearah berupa dioda. Jika sudah terpasang dioda, maka sebutannya berubah menjadi power supply.
Fakta Seputar Elektronik dan Listrik terutama berpengaruh pada kesalahan menggunakan multitester, sehingga merusak multitester.

Bila hal ini tidak diluruskan, maka akan berakibat fatal pada peralatan pengukuran. Kesalahan menggunakan peralatan akan menyebabkan rusaknya alat ukur.

Tidak selalu Arus DC adalah Arus yang Voltasenya Kecil

Pengertian keliru yang lain adalah pengertian bahwa arus dengan voltase yang kecil merupakan arus DC. Ini merupakan fenomena karena banyak sekali teknisi elektronik dan listrik pemula yang mempunyai pengertian demikian.

Sebelumnya WikiKomponen pernah membahas bahwa sebagian besar arus yang ada di alam ini adalah arus DC. Dan arus AC merupakan arus buatan manusia.

Walaupun demikian, masih banyak sekali yang belum bisa menerima hal tersebut.

Batere merupakan arus DC. Tidak salah bila dikatakan bahwa batere memang memiliki voltase yang sangat kecil. Dan sangat banyak alat listrik yang voltasenya kecil adalah DC.

Namun jika kita perhatikan listrik seperti petir yang dihasilkan alam juga merupakan arus DC. Padahal voltasenya bisa mencapai puluhan ribu volt.

Listrik 3 Phase tidak Sama dengan 3 x listrik 1 Phase

Ini juga merupakan kesalahan yang sangat umum. Sebagai praktisi, saya sering mendapat pesanan dari seorang teknisi yang menginginkan sebuah trafo yang memiliki sebuah input dengan 3 buah output 380V.

Awalnya saya menduga bahwa trafo ini akan dipergunakan untuk mensupply 3 buah beban terpisah dengan mengutamakan keamanan, sehingga dipisah menjadi 3 bagian.

Namun ternyata tidak demikian. 3 buah output tersebut ternyata di pasangkan ke sebuah motor dengan konfigurasi 3 phase. Hal ini tentu keliru.

Pada listrik 3 phase, terdapat perbedaan fasa sebesar 135 derajat antar fasa, sehingga dorongan kepada motor 3 phase akan sinkron menggerakkan motor secara efisian.

Berbeda dengan kejadian di atas, bila ketiga output dipasangkan, maka akan terjadi tabrakan yang justru menyebabkan kerusakkan motor hingga trafo tersebut.

Untuk merubah menjadi 3 phase, diperlukan pengaturan elektroni yang presisi melalui pengubah fasa. Tidak bisa dilakukan dengan menggunakan trafo konvensional.

Tidak Benar Arus DC Tidak Berbahaya

Fakta seputar elektronik dan listrik bahwa banyak peralatan berbahaya justru sering menggunakan arus DC. Alat kejut jantung, alat setrum ikan, alat setrum nyamuk, petir, perlatan elektrolisis serta berbagai industri voltase tinggi.

Sama sekali keliru bila anda memiliki pengertian demikian. Penanganan yang tidak hati-hati terhadap peralatan tersebut dapat menyebabkan jantung seseorang berhenti bekerja bila tersentuh walaupun arus merupakan arus DC.

Memasang Trafo untuk Naikkan Daya Listrik Rumah 900VA

Pertama yang perlu diketahui bahwa tidak ada cara lain untuk menambah daya selain tambah daya resmi. Biasanya untuk menambah daya, pelanggan harus mengajukan ke PLN.

PLN yang telah menyetujui akan mengganti MCB pembatas di meterean rumah, sehingga arus yang mengalir akan menjadi lebih besar, dan daya menjadi naik.

Memasang trafo agar daya naik? Tidak bisa. Beberapa kali wikikomponen ditanya caranya agar listrik rumah tidak turun karena daya kurang. Memasang trafo mungkin bisa memperbaiki kondisi voltase listrik rumah yang spanning sehingga daya lebih maksimal, tetapi tidak berarti menambah besar aliran arus yang mengalir.

Bila pemakaian melebih besarnya arus yang mengalir, maka listrik tetap akan turun.

Author: Wikikomponen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *