Cara Memasang Trafo OT Matching untuk Sistem Toa

Cara Memasang Trafo OT Matching Untuk Sistem Toa

WikiKomponen.com – Bagaimana cara memasang trafo OT Matching untuk sistem Toa baik menggunakan amplier Toa maupun OCL ? Apakah bagian impedansi rendah 0, 4 ohm, 8 ohm ke speaker atau ke amplifier ? Ternyata jawabannya tidak sederhana. Berikut ini adalah sekilas penjelasannya.

Cara Memasang Trafo OT Matching Untuk Sistem Toa

Terdapat 4 kemungkianan yang akan terjadi saat membantu memasang sebuah sistem audio pada sistem TOA. Berikut ini merupakan 4 buah kemungkinan yang paling sering terjadi saat pemasangan sistem public address seperti TOA atau merek lain.

4 Kombinasi Kemungkianan Instalasi Sistem Audio Public Address

  • Menggunakan amplifier TOA dengan Speaker TOA ( Impedansi Tinggi atau Ohm Tinggi ).
  • Menggunakan amplifier TOA dengan speaker audio umum
  • Menggunakan amplifier audio umum dengan speaker speaker colom / Toa ( Impedansi Tinggi )
  • Menggunakan amplifier audio umum dengan speaker speaker colom umum / TOA ( Impedansi rendah )

Jika kondisi yang sedang anda hadapi adalah seperti salah satu kondisi di atas, bacalah hingga selesai agar anda tidak membuat kesalahan dan bolak balik bongkar pasang sistem.

Ads Metta3

Cara Memasang Trafo OT Matching Untuk Sistem Toa

Cara Pemasangan Output Transformer ( OT )

Seperti yang sudah disebutkan, terdapat beberapa kemungkinan kombinasi seperti di atas dalam hal pemasangan public address. Berikut ini merupakan cara pemasangan transformator output atau trafo matching masing-masing .

Memasang Amplifier TOA dengan Speaker TOA ( Impedansi Tinggi Atau Ohm Tinggi )

Untuk kondisi ini, tampaknya tidak banyak masalah yang akan anda hadapi. Cukup hubungkan kabel speaker ke output 330 Ohm atau 100V sesuai dengan tipe speaker TOA yang anda gunakan. Sebagian amplifier juga terdapat output 70 Volt. Jika jenis corong yang anda gunakan adalah jenis Impedansi rendah misalkan 4 ohm, maka anda hanya perlu memindahkan kabel output ke output Com dan 4 Ohm.

Memasang Amplifier TOA dengan speaker audio umum ( Impedansi Rendah )

Jika menggunakan amplifier rendah, maka hal ini seperti yang sudah dijelaskan di atas, tidak akan membuat anda kesulitan karena cukup memindahkan kabel ke bagian 4 ohm. Tetapi bila menggunakan speaker 8 ohm, anda dapat memasang 2 buah speaker secara paralele langsung untuk menyamakan impedansi antara amplifier dengan speaker.

Cara lain adalah menggunakan trafo matching atau output transformer dari 4 ohm ke 8 ohm. Namun hal tersebut tidak terlalu menjadi masalah karena perbedaan impedansi yang tidak terlalu besar. Namun, matching dapat dipergunakan pada setiap speaker jika anda memasang audio pada seluruh gedung yang memerlukan puluhan speaker dengan sebuah amplifier. Cara tersebut sudah pernah di bahas sebelumnya tentang cara memasang public address dengan banyak speaker.

Memasang Amplifier Audio Umum Dengan Speaker TOA Impedansi Tinggi

Hal ini yang paling sering ditanyakan. Bila menggunakan ampli OCL, maka yang perlu diperhatikan adalah speaker yang akan digunakan. Pemasangan corong yang besar pada masjid umumnya menggunakan TOA impedansi tinggi.

Pada kondisi demikian, jika amplifier yang digunakan dipaksakan untuk menggerakkan TOA tersebut, tentu saja suaranya akan sangat kecil. Hal ini karena umumnya TOA impedansi tinggi memiliki Ohm sekitar 300 ohm. Akibatnya, suara yang dihasilkan akan menjadi  sangat kecil, sehingga tidak ideal untuk dipergunakan.

Cara memasang trafo OT matching untuk sistem Toa demikian dapat dilakukan dengan cara sebaliknya menggunakan OT atau matching dengan daya 35 hingga 50 watt. Matching harus dipasang secara kebalikan dengan mengarahkan 4 ohm atau 8 ohm ke amplifier, sedangkan bagian output trafo matching 70 Volt atau 100 Volt  diarahkan ke TOA.

Cara Memasang Trafo OT Matching Untuk Sistem Toa

Memasang Amplifier Audio Umum Dengan Speaker TOA Impedansi Rendah

Kondisi tersebut umumnya tidak terlalu masalah. Hal yang perlu diperhatikan adalah adanya perbedaan ohm harus disesuaikan dengan cara yang sudah pernah dijelaskan. Prinsipnya adalah antara output amplifier dan beban harus memiliki impedansi yang sama. Lakukan matching sehingga dapat dicapai keseimbangan antara keduanya.

Penjelasan tersebut hanya menyangkut aturan cara memasang Trafo OT Matching untuk sistem TOA saja. Pada kondisi aktual harus sesuaikan kekuatan amplifier dengan daya output speaker yang dipergunakan. Kombinasikan dengan pembahasan sebelumnya mengenai cara pemasangan speaker secara paralel dan seri.

Sistem pemasangan tersebut akan sangat berguna ketika melakukan pemasangan atau instalasi pada gedung sekolah atau perkantoran. Rancangan yang tepat akan membuat sistem lebih awet dan tidak cepat rusak. Pertimbangkan juga untuk menggunakan 2 buah amplifier terpisah untuk penggunaan yang berbeda.

Author: Wikikomponen

5 thoughts on “Cara Memasang Trafo OT Matching untuk Sistem Toa

  1. Mohon bantuannya boz…sya merakit ampli biasa untuk masjid Yiroshi X4 2×500 dg tr final 2 set sanken per chanel..karena kabelnya panjang dan sebagian speaker jenis high impedance ahirnya saya pasang trafo OT dan speaker lain nya jg sy psang matching..nah sya test awalnya normal knceng..pas saya masukin 1 mic lagi jenis mic jepit yg sensitif sya test langsung mati..fuse pengaman kit putus dan ternyata di cek finalnya ada beberapa yang putus..penyebabnya apa ya boz? Sy jd takut jebol lg kalo di test lg dg Trafo OT..kalo gak pake OT kurang kluar suaranya krna emg speaker corong kan mid karakternya

    1. Impedansi OT yang terpasang ke amplifier harus sesuai. Jika terlalu kencang, pergunakan bagian OT yang 16 ohm . Biasanya ada pilihan di OT yang dijual dipasaran. Penggunaan mic mungkin hanya kebetulan saja. Yang menyebabkan kerusakan transistor biasanya tidak maching antara beban dan output amplifier.

  2. Bos sy ingin tanya, sy diamanatkan oleh DKM di lingkungan mesjid sy, sy sdh membeli 1 unit Amplifuer TOA type ZA2120 yg 120 watt.
    Di Mesjid sdh terdapat 4 corong Toa type ZH-5025B tanpa Trafo Matching.
    Saat ini sy baru punya 2 unit Trafo Matching ZT-351, yg ingin sy tanyakan :
    1. Apakah dengan 1 Trafo Matching, bisa untuk ngangkat 2 Toa @25 watt sekaligus ??
    2. Apakah pemasanganya per 1 trafo dgn system Seri ataukah dengan cara Paralel?
    Mohon jawabannya, tks.

    1. Ada 2 hal yng perlu diperhatikan yaitu dayanya dan total ohmnya. Umumnya untuk matching tercantum daya maksimalnya, misalnya 50Watt. Ini berarti mampu mengangkat 2 buah 25watt. Jadi dengan 2 matching cukup untuk 4 toa yang tersedia.
      Sedangkan ohmnya yang harus diperhatikan adalah output yang dipakai. Cek ohm toa yang dipakai berapa ohm. Sesuaikan dengan ohm matching. jika ohm toa terlalu kecil ohmnya dibandingkan dengan ohm matching, hubungkan secara seri. Jika terlalu besar, hubungkan secara paralel. Ini untuk sisi ke Toa yah. Lebih jelas bisa di baca di artikel secara seksama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *