Penyebab Tegangan Listrik Rumah Naik Turun Tidak Stabil

WikiKomponen.com – Banyak sekali peralatan rumah yang rusak dan tidak dapat bekerja maksimal karena fluktuasi listrik dan voltase. Penyebab tegangan listrik rumah naik turun tidak stabil memiliki banyak kemungkinan. Antara lain jarak instalasi dari sumber trafo utama, beban listrik gardu tidak mencukupi, adanya kerusakan, korslating jaringan, atau bahkan kesalahan instalasi.Penyebab Tegangan Listrik Rumah Naik Turun Tidak Stabil

Penyebab Tegangan Listrik Rumah Naik Turun Tidak Stabil

Terdapat bebarapa penyebab utama yang dapat menyebabkan listrik di rumah tidak stabil atau naik turun. Akibatnya beberapa peralatan seperti kulkas, AC serta peralatan yang menggunakan motor menjadi cepat rusak dan tidak bekerja maksimal.

Untuk mencegah hal tersebut, ada baiknya kita memahami beberapa penyebabnya, sehingga dapat melakukan pencegahan sebelum peralatan mengalami kerusakan.

Ads Metta3

Berikut ini adalah beberapa penyebab tegangan listrik tidak stabil:

  1. Jarak Rumah Terlalu Jauh Dari Gardu.
  2. Beban Listrik Gardu Melebihi Kapasitas.
  3. Terjadi Korslating Sepanjang Jaringan Supply.
  4. Fluktuasi Beban Pada Jaringan

Jarak Rumah Terlalu Jauh Dari Gardu

Jika jarak rumah berada jauh dari gardu utama, maka tegangan listrik akan semakin rendah. Hal ini hampir tidak bisa di cegah terutama jika jaringan berada di daerah pedesaan yang kapasitas listriknya sangat kecil, sehingga hal tersebut dapat terjadi.

Untuk mengatasi hal tersebut, sebuah trafo stepup untuk menaikkan voltase 20 Volt hingga 80 Volt akan dapat membantu mengatasi masalah tersebut. Hal ini karena kondisi tegangan yang terlalu rendah akan terus terjadi sepanjang tahun.

Sebaiknya menggunakan trafo yang memiliki kemampuan penyesuaian. Hal ini karena umumnya voltase akan lebih rendah pada sore dan malam hari.

Aturlah voltase pada posisi 240 Volt pada siang hari, dan 200 hingga 220 Volt pada sore atau malam hari. Biasanya peralatan masih dapat bekerja dengan baik pada voltase tersebut.

Beban Listrik Gardu Melebihi Kapasitas

Dengan bertambahnya jumlah keluarga disuatu daerah, seringkali kapasitas listrik atau gardu di suatu kawasan bisa mengalami kekurangan. Perkembangan perumahan dan kawasan pemukiman yang cepat dapat menyebabkan kapasitas Gardu tidak mencukupi tanpa di sadari.

Jika gardu sudah mengalami kekurangan kapasitas, maka umumnya listrik akan naik turun mengikuti jumlah pemakaian di suatu kawasan. Saat sore hari dimana semua orang memasak menggunakan rice cooker, lampu-lampu dan TV dinyalakan, listrik akan menurun dengan drastis. Sebaliknya saat tidak banyak orang menggunakan listrik, listrik akan melonjak hingga di atas 240 Volt.

Terjadi Korslating Sepanjang Jaringan Supply

Bila terjadi hubungan singkat sepanjang jaringan listrik seperti terdapat tiang listrik yang tertimpa pohon, banjir, serta kerusakan pada tiang listrik, maka biasanya listrik akan mengalami gangguan. Bila tidak segera diatasi PLN, maka kondisi ini akan menyebabkan voltase listrik sangat rendah, bahkan kemudian menyebabkan kerusakan permanen pada gardu seperti trafo yang meledak.

Hal lain juga terjadi karena terpaan dahan pohon ke kabel listrik yang menyebabkan voltase listrik terus berubah sepanjang waktu.

Fluktuasi Pada Jaringan Listrik

Naik turunnya tegangan tidak hanya terjadi secara lokal. Pada kondisi tertentu seperti pembangkit listrik tenaga air, saat musim kering, listrik biasanya akan mengalami penurunan kapasitas. Hal ini menyebabkan keseluruhan jaringan mengalami kemunduran dalam hal kapasitas.

Kondisi demikian bahkan sering menyebabkan dilakukannnya pemadaman bergilir untuk mengatasi kekurangan kapasitas listrik.

Demikian beberapa penyebab tegangan listrik rumah naik turun tidak stabil

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *