Cara Kerja Speaker Isobaric Dan Kelebihannya

Ads Metta EI Rev

WikiKomponen.comCara Kerja Speaker Isobaric dan kelebihannya. Sistim ini mirip dengan pasif radiator. Perbedaannya terletak pada woofernya yang keduanya bekerja secara aktif. Jika sebelumnya anda pernah mendengar bahwa sistim bass reflex adalah speaker yang menghasilkan bass dengan sangat baik, maka anda perlu mencoba terlebih dahulu jenis speaker ini sebelum ikut-ikutan setuju. Bagaimanan dan apa kelebihan speaker isobaric yang sebenarnya ? Berikut ini pembahasannya.

Cara Kerja Speaker Isobaric Dan Kelebihannya

Cara Kerja Speaker Isobaric Dan Kelebihannya

Cara Kerja Speaker Isobaric Dan Kelebihannya

Cara Kerja Speaker Isobaric.

Speaker isobaric bekerja dengan cara memanfaatkan kekuatan kedua magnet speaker yang terpasang untuk menstabilkan gerakan conus speaker, sehingga tidak terjadi distorsi. Kedua speaker yang dipasang pada polaritas yang sama maupun terbalik untuk melakukan gerakan yang seragam, sehingga tekanan pada ruang isobaric akan tetap stabil.

Berbeda dengan sistem pasif radiator, sistim ini sepenuhnya stabil karena kedua speaker woofer yang terpasang bekerja secara aktif untuk bergerak bersama-sama maju dan mundur secara sinkron. Pada sistem radiator pasif walaupun memiliki ciri-ciri dan prinsip kerja yang sama, masih terjadi perbedaan karena kondisi radiator pasif yang tidak bekerja, tetapi hanya bergerak mengimbangi gerakan woofer utama.

Pada jenis speaker isobaric tidak terjadi hentakan distorsi kendati kondisi tersebut pada sistem bass refleks justru sengaja diciptakan untuk memperbesar reproduksi bass. Kondisi tersebut membuat hal ini menjadi salah satu kekurangan yang terjadi pada sistem speaker isobaric.

Kelebihan Speaker Isobaric

Kelebihan speaker isobaric terletak pada suara bass rendahnya yang sangat sempurna. Tidak aneh jika hal ini membuat banyak sekali produsen subwoofer yang menggunakan metoda ini untuk membuat speaker subwoofernya.  Walaupun hanya menggunakan woofer biasa berukuran sangat kecil, ternyata unit tersebut mampu menghasilkan bass hingga di bawah 100 Hz.

ads metta3

Namun, rancangan yang sangat baik pada produk high end saat ini juga tidak kalah gencar menggunakan metoda ini dalam membuat subwoofer.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sistem speaker isobaric juga memiliki kelemahan. Karena tidak menggunakan lubang angin, maka reproduksi mid bass pada jenis speaker ini tidak terlalu baik. Untuk mengakomodasi kekurangan tersebut, biasanya rancangan speaker ini akan dipadukan dengan speaker yang menggunakan sistem bass refleks atau sistem lainnya.

Perlu diketahui bahwa pemasangan isobaric dengan polaritas yang menghasilkan tekanan yang bertabrakan akan membuat speaker tersebut menghasilkan high bass dan middle bass yang bulat, tetapi low bass yang saling menghilangkan. Hati-hati saat memasang kabel untuk kedua driver tersebut baik dalam sistem push pull maupun pull pull. Mudah-mudahan cara kerja speaker isobaric dan kelebihannya tersebut dapat memberikan ide yang dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam projek merancang speaker berikutnya. Selamat mencoba.

2 Comments

  1. Yudha Iriantho.S 08/02/2017 Reply
    • wikikomponen 28/02/2017 Reply

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *